Aparat sedang melakukan penyekatan jalur mudik

IPNews. Jakarta. Ribuan Personil kepolisian diturunkan mulai tadi malam kamis pukul 00.00 dalam rangka untuk melakukan penyekatan di beberapa titik untuk menerapkan larangan mudik 2021.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan, 381 posko penyekatan secara resmi beroperasi mulai Kamis (06/05/2021) pukul 00.00 WIB.

“Ada 381 titik penyekatan dan itu sudah mulai aktif mulai 00.00 nanti malam,” kata Arief dalam sebuah forum diskusi daring yang digelar pada Rabu (05/05/2021).

Arief menyampaikan, polisi memastikan bahwa pengamanan akan dilakukan dengan ketat. Berkali-kali, Polri menyatakan tidak akan kecolongan lantaran titik penyekatan telah bertambah banyak hingga 381 titik.

Titik penyekatan itu akan tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali. Adapun rincian titik yang disiapkan di masing-masing provinsi ialah, Polda Sumsel (10 titik), Polda Lampung (9 titik), Polda Banten (16 titik), Polda Metro Jaya (14 titik),

Ditambah Polda Jawa Barat (158 titik), Polda Jawa Tengah (85 titik), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (10 titik), Polda Jawa Timur (74 titik), dan Polda Bali (5 titik).

Arief menegaskan, agar masyarakat tak perlu nekat untuk kucing-kucingan dengan aparat kepolisian yang bertugas di lapangan dengan mencari jalur-jalur alternatif.

“Diharapkan masyarakat tidak kucing-kucingan, karena akan merugikan diri sendiri. Seluruh jalur yang ada bisa saja dia melalui jalur tikus, tapi jalur tikus itu tidak akan mungkin sampai ke lubang bawah tanah kan,” ucap dia.

“Pasti akan ketahuan dari penyekatan-penyekatan yang kami lakukan,” tambahnya lagi.

Untuk di Jadetabek, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya beserta jajaran terkait memulai pelaksanaan pelarangan mudik pada 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Polda Metro Jaya akan menurunkan 1.313 personel di 31 titik pos penjagaan larangan mudik Idul Fitri 2021. Berikut pembagiannya :

– 36 personel menjaga 2 titik di Jakarta Barat yakni Kalideres dan Joglo
– 36 personel menjaga 2 titik di Jakarta Timur yakni Lampiri dan Panasonic
– 15 personel menjaga 1 titik di Jakarta Utara yakni di Perintis Kemerdekaan
– 36 personel menjaga 2 titik di Jakarta Selatan yakni di Pasar Jumat dan Budi Luhur
– 60 personel menjaga 4 titik di Kota Bekasi yakni Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Sumber Arta, Harapan Indah
– 135 personel menjaga 8 titik di Kabupaten Bekasi yakni KD Waringin, Cibeet, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, Gerbang Tol Cikarang Pusat, Gerbang Tol Cibatu, Kalimalang Tambun, Cibarusah
– 90 personel menjaga 5 Titik di Depok yakni Jalan Raya Ciputat Bogor (Depan Perum BSI), Jalan Raya Bogor (SPBU Cilangkap), Gerbang Tol Brigif, Gerbang Tol Kukusan, Simpang Bambu Kuning (Bojong Gede)
– 60 personel menjaga 2 titik di Kota Tangerang yakni Jatiuwung, Kebon Nanas
– 45 personel menjaga 2 titik di Kota Tangerang Selatan yakni Gerbang Tol Bitung dan Pos Bitung
– 800 personel menjaga 3 titik dari Polda Metro Jaya yakni di Penyekatan Cikarang Barat, Putaran Gerbang Tol Cikarang Barat, dan Cikupa.(tim).

Bagikan :