IPNews. Mataram. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Indonesia Timur 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis, 17 September 2026. Tiga capaian tersebut datang dari sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, yakni perumahan, pendidikan, dan lingkungan.
NTB meraih Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Terbaik II Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan, serta Terbaik II Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri. Dengan capaian tersebut, Pemprov NTB meraih penghargaan pada tiga dari empat kategori utama yang dinilai.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov NTB yang bekerja di masing-masing sektor. Namun menurut dia, penghargaan tersebut tidak boleh membuat pemerintah berhenti pada capaian maupun pengakuan yang diberikan pemerintah pusat.
“Tentu kita bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi ini. Tetapi bagi saya, ukuran akhirnya tetap pada manfaat yang dirasakan masyarakat. Apakah semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak, anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang baik, dan lingkungan tempat mereka hidup semakin baik,” kata Gubernur Iqbal.
Penilaian Kemendagri didasarkan pada tata kelola kebijakan serta komitmen penganggaran daerah. Pemprov NTB dinilai memiliki arah anggaran yang diprioritaskan untuk sektor-sektor krusial, termasuk perumahan rakyat, pemenuhan hak pendidikan, dan kelestarian lingkungan hidup. Kebijakan tersebut juga dinilai dari pengawalan hingga tahap implementasi di lapangan.
Iqbal mengatakan konsistensi antara perencanaan, anggaran, dan pelaksanaan menjadi penting agar program pemerintah tidak berhenti sebagai target di atas kertas.
“APBD itu instrumen untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Karena itu yang kita jaga bukan hanya berapa besar anggarannya, tetapi apakah arah kebijakannya tepat dan pelaksanaannya benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, tiga penghargaan tersebut juga merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Dia meminta capaian itu tidak diperlakukan sebagai titik akhir, tetapi menjadi momentum untuk melihat kembali bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki.
“Penghargaan ini milik teman-teman yang bekerja di lapangan. Tugas berikutnya justru memastikan apa yang sudah baik kita jaga, dan apa yang masih kurang kita perbaiki. Pemerintah harus terus bekerja karena kebutuhan masyarakat juga terus berkembang,” katanya.
Capaian pada tiga sektor tersebut, kata Iqbal, menjadi dorongan bagi Pemprov NTB untuk melanjutkan pembenahan pelayanan dasar. “Fokusnya tetap memastikan kebijakan perumahan, pendidikan, dan lingkungan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat NTB,” katanya. (JP)

