IPNews. Jakarta. Bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat menjelang pada Momentum Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul fitri. Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) bersama Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) kembali menggelar program Mudik Bareng Jaksa Agung RI Tahun 2026.
Pelepasan peserta mudik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin tersebut diwakilkan oleh Plt Wakil Jaksa Agung Asep N Mulyana, bertempat di halaman Kantor Kejagung, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Dalam sambutan tertulisnya, Jaksa Agung menyampaikan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Program tahunan ini menjadi solusi konkret untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga jelang Lebaran, sekaligus upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui penyediaan transportasi yang aman dan nyaman,”. pungkasnya.
Program mudik gratis ini terselenggara berkat sinergi lintas instansi. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberikan dukungan 12 unit bus, sementara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Bank DKI menambah 3 unit bus.
Secara keseluruhan, sebanyak 15 armada bus dikerahkan untuk mengangkut 671 peserta mudik yang mengisi 660 kursi tersedia. Para pemudik diberangkatkan menuju 10 rute strategis, meliputi Lampung, Cilacap, Kudus, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, hingga Surabaya.
Jaksa Agung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mitra yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dengan jangkauan yang lebih luas di masa mendatang.
Selain itu, para peserta mudik diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, mematuhi arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta aktif mengingatkan pengemudi apabila berkendara terlalu cepat.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Wan/BS)

