IPNews. Jakarta, Pengurus Pengawas Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Mediterania Palace Residences Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, (22/9/2022), bersama warga penghuni dan karyawan menyelenggarakan syukuran, setelah beberapa tahun terjadi dualisme kepemimpinan dan akhirnya bersatu kembali.
Ketua Panitia, yang juga selaku sekretaris dalam Pengurus Pengawas Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Yenny Rosa, SH. dalam sambutanya mengatakan “Tujuan acara ini, sebagai ucapan rasa syukur karena hunian kami ini telah damai aman dan nyaman. Karena seluruh pekerja telah bergabung di bawah kepengurusan Khairil Poloan.
Dalam sambutanya itu disambut tepuk tangan dan teriakan para hadirin sambil, menyatakan hidup Pak Khairil, semoga sukses dan jayalah selalu Apartemen Palace.
Tema “Mari bersama kita wujudkan lingkungan Hunian yang aman dan nyaman di Apartemen Mediterania Palace Residences Kemayoran” ujar Yenny.
Pasca terjadinya perpecahan beberapa tahun lalu, kata Yenny sebab adanya hambatan dan rintangan. Setelah menyadari akan hal itu, segera mengedepankan persatuan.
Yenny menyampaikan, sekarang dan kedepannya mari kita abaikan perpecahan di antara kita, dengan bersatu, kita menjadi kuat, tentu saja di bawah pengawasan Dinas perumahan selaku pembina Rusun, salah satunya Kepengurusan P3SRS di Apartemen Mediterania Palace Residences Kemayoran.
“Kita sudah satu bulan ini bersatu dan berdamai. Semoga kedepannya dapat berkolaborasi dengan baik, agar hunian tetap terjaga dan mempunyai nilai jual yang tinggi, ujarnya.
Mengibaratkan sapu lidi, jika terkait menjadi satu, tidak akan mudah di patahkan. Sebab tim menjadi kuat karena bersatu. Seperti kata pepatah, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, ungkap Yenny yang juga pengacara.
Ketua P3SRS Khairil Poloan dalam sambutannya menyatakan puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena hari ini merupakan tonggak awal yang baik untuk kita semua di apartemen ini.
Dengan bersatunya kembali badan pengelola, tentunya harapan kita agar suasana ini bisa menjadi kondusif aman dan nyaman kedepannya.
Tujuan acara ini untuk melakukan silaturahmi antara pengurus dengan warga penghuni dan unsur lainya, seperti Muspida Pemda DKI Kapolsek Kemayoran, Danramil, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama beserta di wilayah Kemayoran ini semuanya kita undang, dan mereka hadir ditengah-tengah kita saat ini,” terima kasih kepada semua pihak yang berkenan hadir dalam acara ini, ucap Khairil Poloan.
“Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena yang benar tetap benar. Karena dalam acara ini pada 22 Agustus 2022, kita dengan didampingi didampingi Danramil 07 Kemayoran, Polsek Kemayoran menyaksikan saat acara serah terima kepengurusan yang sah.
Karena dari kepengurusan badan pengelola illegal telah menyadari kekeliruannya, dan mereka telah legowo, yang berarti secara otomatis saat ini saya adalah Ketua pengurus P3SRS yang sah secara definitif di Apartemen ini.
Poloan berkisah, pada saat penyerahan kala itu, menurutnya kita telah sepakat akan menerima karyawan-karyawan, yang sebelumnya beraktifitas kepada pengurus illegal. Dan kami juga menerima dengan legowo kerena karyawan-karyawan itu menurut kami adalah aset yang juga paham betul mengenai seluk beluk dan segala aktivitas di Apartemen ini.
“Saya berharap kepada karyawan-karyawan yang telah kami terima itu, agar kiranya bisa bekerja dengan maksimal.
Karena dengan rekonsiliasi dan konflik yang terjadi sebelumnya lupakan saja, karena telah memecah belah persatuan dan kesatuan di apartemen selama ini,” ujarnya.
Ironisnya lagi, ungkap Poloan pada saat kami ambil kepengurusan tersebut, gaji karyawan, gaji security, gaji cleaning service semuanya itu belum mereka bayarkan, jadi semuanya tadi kita tanggulangin dan sekarang kita sudah membayarkan hak-hak mereka.
Dalam catatan pembukuan kami, saat ini P3SRS sudah mengeluarkan uang senilai Rp 3 miliar. Bahkan ada pernyataan vendor lift hingga tidak mau menjamin keselamatan penghuni, akibat tunggakkan yang menumpuk/tidak di bayarkan.
“Selain itu banyak lagi permasalahan lain yang mereka tinggalkan dan menjadi PR buat kami. Misalnya seperti tagihan-tagihan dan utang yang mereka lakukan dan tinggalkan. Nilainya juga cukup fantastis angkanya mencapai Rp.4 miliar,” ungkap Khairil Poloan.
Sementara itu selaku Kasudin PRKP kota Administrasi Jakarta Pusat menyatakan bahwa Khairil Poloan ini adalah pengurus yang sah. Kami datang kemari karena diundang beliau dalam acara ini.
“Ya namanya diundang, kami datang. Sebab kami juga yang mengesahkan dan melegalisasi beliau, karena beliau memang ketua yang sah,” ujarnya.
Menurutnya P3SRS di Apartemen ini di bawah pembinaannya, karena tetap melalui Pemda DKI Jakarta.
Kendati demikian, Poloan juga menjelaskan dan mengungkapkan kepada para hadirin, agar semua mengetahuinya. Kami menerima serah terima kepengurusan tersebut hanya sebatas menerima karyawan (membayar hak-hak pekerja), namun yang lainnya tidak, termasuk tidak ada laporan keuangan baik dari pengurus Illegal ketua Ikhsan, Sekretaris Tini Kartini, Bendahara Tjay Fung Njit, maupun Ketua Numberi, Sekretaris Umar Taslim, Bendahara Carolina.
“ Pada saat kepengurusan (Tjay Fung Njit Cs), uang yang ada di bank berhasil kami blokir, saat itu sisa kas sekitar Rp 600 juta, digunakan untuk membayar listrik, karena tagihan pembayaran listrik ketika itu Rp 833 juta. Kemudian tagihan air R 200 juta lebih, dan untuk menutupi kekurangannya kami ambil dari uang kas P3SRS yang kita kelola selama ini,” ungkapnya.
Kepengurusan Illegal (Tjay Fung Njit Cs) yang mengutip secara illegal melalui beberapa bank dan juga ada tunai, kemudian di lepas secara Illegal ke Numberi, Carolina, Umar Taslim (illegal) melakukan pungutan iuran terhadap warga secara tunai, berlangsung selama 7 bulan hingga milyaran Rupiah.
Sementara pada 22 Agustus 2022 badan Pengelola yang mengelola uang kepengurusan illegal tersebut mengalami kegagalan keuangan. Kemudian badan pengelola dari kepengurusan illegal bergabung ke kami. Dalam catatan pembukuan kami saat ini, sejak kepengurusan PPRS (P2RS) periode 2019-2022 atas nama ketua Ikhsan, Sekretaris Tini Kartini, Bendahara Tjay Fung Njit tidak ada laporan pertanggungjawaban keuangan, begitu juga pada kepengurusan ketua Numberi, Sekretaris Umar Taslim dan Bendahara Carolina tidak ada catatan keuangan secara jelas, yang di kutip secara tunai hingga milyaran rupiah.
“Setelah terjadi rekonsiliasi ini, saya berharap agar pengelolaan di apartemen ini dapat berjalan dengan baik dan sesuatu amanah agar penghuni merasa nyaman dan tenteram seperti sedia kala,” Poloan.
Sementara, menurut Kepala bidang regulasi dan peran serta masyarakat, Ledy Natalia SH M,Sc kita bersyukur pada akhirnya kepengurusan ini bisa bersatu kembali.
“Hal ini adalah suatu langkah yang bagus dan baik untuk kedepannya. Harapan saya kedepannya agar Apartemen Mediterania Palace Residences di bawah kepemimpinan Pak Khairil Poloan bisa menjadi salah satu apartemen yang terbaik di daerah Kemayoran,” ujarnya, seraya mengatakan agar bisa menjadi pengelolaan yang baik, agar nilai investasinya juga meningkat. Semoga Amanah, katanya.
Sedangkan menurut salah seorang penghuni Apartemen yang juga mantan Kajati Kalimantan Timur dan Kajati Bali Amri Sata mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Khairil Poloan sebagai Ketua untuk periode Ke-2 kalinya.
“Saya sebagai penghuni hanya ingin hunian Apartemen ini aman dan damai tidak terjadi konflik, karena imbasnya akan merugikan warga. Tapi Alhamdulillah saat ini sudah terjadi rekonsiliasi semoga kedepannya Apartemen Mediterania Palace ini akan lebih baik lagi,” ujar mantan Jaksa yang tampak masih sehat bugar karena hobby main pimpong dan saat ini menikmati masa tua dengan menimang cucu tersebut.
Lebih lanjut pensiunan Jaksa dengan bintang tiga ini juga mengatakan bahwa rekannya sesama penegakan hukum selaku advokat, sekarang telah berhasil melakukan rekonsiliasi. Artinya dia secara otomatis kembali menjadi Ketua.
“Sekali lagi saya ucapkan kepada Pak Khairil Poloan selamat, semoga dia bisa menjadi Ketua yang amanah dan bisa mengayomi para penghuni Apartemen ini. Dengan harapan agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” tuturnya. (JP/Her)

